PORTAL-ISLAM.COM — Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berkunjung ke Indonesia selama 9 hari. Persiapan jelang kedatangan Raja Salman yang bakal boyong 1.500-an orang termasuk 10 menteri dan 25 pangeran dalam rombongannya itu pun sudah dilakukan sejak sekarang.

Tentunya membutuhkan banyak pesawat untuk mengangkut 1.500-an beserta barang bawaannya ke Indonesia. Bahkan akan ada 29 penerbangan guna mengangkut penumpang dan kargo untuk kedatangan bersejarah ini.

“Di Halim 20 flight, di Denpasar 9 flight. Kargonya dulu datang, 15 Februari 2017 sudah datang. Di Halim berlanjut kayak kemarin, tangga-tangga itu. Sampai 27 Februari 2017 itu kargonya saja,” jelas Corporate Communications PT JAS Martha Lory Fransisca saat dihubungi detikcom, Selasa (21/2/2017).

Delegasi Raja Salman akan tiba pada 28 Februari 2017, sedangkan Sang Raja akan tiba pada 1 Maret 2017. Raja Salman akan dijemput langsung oleh Presiden Jokowi di bandara.

Hal yang sama pernah dilakukan Raja Salman ketika Jokowi berkunjung ke Saudi pada September 2015. Raja Salman bahkan menjemput Jokowi sampai ke depan pintu Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, meski tengah terjadi angin kencang disertai pasir.

Total yang digunakan untuk kargo dan penumpang yang melayani 29 penerbangan adalah 9 pesawat. Jenis pesawat rombongan Kerajaan Arab Saudi yang ditangani JAS di antaranya Boeing B747-400, B747 Freighter, B777, B757, dan B737-800.

Direktur Operasional JAS Airport Services Subiyono mengatakan pihak manajemen SV mempercayakan penanganan ground handling sepenuhnya kepada PT JAS Airport Services.

Tak hanya jumlah penerbangan yang fantastis, sebuah tangga khusus untuk turun pesawat juga dikirimkan langsung dari Arab Saudi untuk Raja Salman. Pesawat Saudi Arabian (SV 6854) tiba pertama di Bandara Halim pukul 24.00 WIB, lalu melanjutkan penerbangan ke Bandara Ngurah Rai khusus untuk mengantarkan tangga tersebut.

Persiapan VIP Raja Salman: Eskalator Pribadi dan Parkir Pesawat

“Kami secara khusus men-deploy main deck loader dari Cengkareng dengan kapasitas 32 ton untuk menaikkan dan menurunkan kargo mereka,” kata Direktur Operasional JAS Airport Services Subiyono.

Tangga tersebut spesial karena merupakan motorized alias eskalator. Berbeda dengan tangga pesawat umumnya yang biasanya statis dan penumpang harus berjalan untuk naik atau turun.

Adalah PT Jasa Angkasa Semesta Tbk (JAS) yang menangani ground handling semua kargo yang berkaitan dengan rombongan Raja Salman. Tangga pesawat dan sejumlah perlengkapan lain milik rombongan Kerajaan Saudi telah tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dan Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada Selasa (21/2).

Raja Salman melakukan kunjungan kenegaraan pada tanggal 1-3 Maret 2017, sedangkan pada tanggal 4-9 dia dan rombongannya akan berlibur ke Bali. Mengingat sibuknya Bandara I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, lalu bagaimana dengan lahan parkir bagi pesawat-pesawat Raja Salman?
“Kalau semua, umpamanya tujuh (pesawat), diparkir di Bandara Ngurah Rai, bisa sih bisa, tapi pastinya itu akan mempengaruhi operasional, karena Bandara Ngurah Rai kan padat,” kata Corporate Communication Department Head Angkasa Pura I, Ida Bagus Ketut Juliadnyana, saat dihubungi detikcom.

Untuk itu disiapkan lahan parkir di bandara lain guna menampung kebutuhan Raja Salman. “Kemungkinan kalau untuk parkir saja beberapa akan dipindahkan parkirnya di bandara lain, agar kegiatan operasional di Bandara Ngurah Rai tidak terganggu,” sambungnya.

Sumber : Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here