Pertanyaan:

Jika saya memulai puasa di negara saya, kemudian saya melakukan perjalanan  masih di bulan Ramadan ke negara lain yang telah berpuasa sehari setelah kami, maka apakah saya melanjutkan puasa bersama umat Islam di sana, sehingga akibatnya saya berpuasa 31 hari?

Jawaban:

Alhamdulillah.

Yang jadi patokan dalam penentuan awal puasa adalah negara yang dia tinggalkan, dan akhir puasa di negara yang dia datangi. Kalau jumlah puasanya sebanyak 28 hari, maka dia harus meng-qadha’ satu hari, karena bulan Hijriah minimal 29 hari. Sedangkan jika dia telah menyempurnakan puasa 30 hari di negara yang dia tuju, sementara penduduknya masih berpuasa sehari, misalnya, maka dia harus ikut puasa dan berlebaran bersama mereka serta menunaikan shalat ‘Id bersama mereka.

(Fatawa Al-Lajnah Al-Daimah li al-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Ifta’  10/129)

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/106482

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here