Pertanyaan:

Sebagian saudara kita umat Islam, tidak mengetahui masuknya bulan Ramadhan kecuali telah terbit matahari kemudian menyempurnakan puasanya. Apakah hal itu cukup atau harus mengulangi puasanya?

Jawaban:

Tindakan mereka untuk mulai menahan makan dan minum pada sisa hari setelah dia tahu Ramadhan telah masuk sudah benar. Dan mereka harus berpuasa sehari sebagai qadha’hari itu. (Lihat: Al-Lajnah Al-Daimah li al-Buhuts al-Ilmiyah wa al-Ifta’, 10/245).

Mereka diwajibkan meng-qadha’ pengganti hari itu dikarenakan mereka tidak berniat puasa pada malam harinya. Sementara Nabishallallahualaihi wasallam telah bersabda,

مَنْ لَمْ يَجْمَعِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَه

“Barangsiapa yang tidak meniatkan untuk berpuasa sebelum fajar, maka dia tidak ada puasa baginya.” (HR. Ahmad, 6/287, Abu Dawud no. 2454, al-Tirmizi, 730, al-Nasa’i. 2331 dan dishahihkan oleh al-Albany dalam Shahih Abu Dawud, 2143).

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/26813

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here