Peristiwa-Peristiwa Bersejarah di Bulan Ramadhan

20 Ramadhan tahun 8 Hijriyah

Kemenangan Besar Bagi Kaum Muslimin  

Pada hari kedua puluh bulan Ramadhan tahun kedelapan Hijriyah, Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya memasuki kota Makkah dengan mendapat kemenangan dan pertolongan Allah Ta’ala [al-Qaul al-Mubin fi Sirah Sayyid al-Mursalin, hlm. 341].

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tiba di Tanah Suci saat itu, sedangkan ditangannya masih memegang busur panah, dan disekitarnya terdapat 360 berhala. Maka beliau pun memusnahkan berhala-berhala tersebut dengan busurnya seraya berkata,

   وَقُلْ    جَآءَ    الْحَقُّ    وَزَهَقَ    الْبٰطِلُ    ۚ    إِنَّ    الْبٰطِلَ    كَانَ    زَهُوقًا    ﴿الإسراء:٨١

“Dan katakanlah: “Kebenaran telah datang dan kebatilan telah lenyap”. Sesungguhnya yang batil itu pasti akan lenyap (kalah)”. [QS. al-Isra’: 81]

Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam segera menghancurkan simbol-simbol kesyirikan yang diagungkan oleh penduduk Makkah tanpa rasa sungkan pada seorang pun. Beliau lebih mengutamakannya daripada meredam amarah kaum Quraisy dan selain mereka. Karena jika berhala-berhala itu dibiarkan maka akan menyebabkan hati-hati mereka terkenang kembali dengan masa-masa kekufuran dan syaithan pun akan mudah menyesatkan mereka dan menggoda mereka untuk kembali menyembah berhala. Perbuatan seperti inilah yang seharusnya dilakukan oleh para pemangku kebenaran dan para penguasa di mana pun dan kapan pun. Karena wajib bagi mereka untuk menghilangkan apa saja yang bisa merusak manusia atau menyesatkan mereka.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here