Pertanyaan:

Apakah boleh bagi wanita beri’tikaf di rumahnya? Bagaimana jika dia butuh memasak?

Jawaban:

Tidak sah beri’tikaf kecuali di dalam masjid, berdasarkan firman Allah Ta’ala:

وَلاَ تُبَاشِرُوهُنَّ وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

“Dan janganlah kalian campuri mereka, sedang kalian beri’tikaf dalam masjid.” (QS: Al-Baqarah: 187)

Dalam hal ini laki-laki maupun wanita sama.

Ibnu Qudamah dalam “al-Mughni”, (4/161) berkata:

“Wanita dibolehkan beri’tikaf di masjid mana saja. Dan tidak disyaratkan adanya shalat jamaah di dalamnya, karena hal itu tidak wajib baginya. Ini adalah pendapat Imam Syafi’i. Dan ia tidak diperbolehkan beri’tikaf di dalam rumahnya, berdasarkan firman Allah Ta’ala:

وَأَنتُمْ عَاكِفُونَ فِي الْمَسَاجِدِ

“Sedang kalian beri’tikaf dalam masjid.” (QS: Al-Baqarah: 187)

Dan karena istri-istri Nabi Shallallahu ’alaihi wa sallam meminta izin beri’tikaf di masjid dan mereka pun diberi izin.”

Al-Nawawi Rahimahullah dalam “al-Majmu“, (6/480) mengatakan:

“Laki-laki dan wanita tidak sah beri’tikaf kecuali di dalam masjid.”

Wallahu a’lam.

 

Sumber: https://islamqa.info/ar/37911

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here