PORTAL-INDONESIA.CO.ID. Persib Bandung tertunduk setelah kalah dari tuan rumah PSIS Semarang tiga gol tanpa balas, pada pekan ke-31 Liga 1 2018 di Stadion Moch. Soebroto, Magelang, Minggu (18/11). Menilik rekam jejak pertemuan kedua tim dalam tujuh laga terakhir, ini merupakan kekalahan terbesar Persib saat melawan PSIS.

Walau gagal meraih poin maksimal, pasukan Roberto Mario Carlos Gomez tetap berada di peringkat ketiga dan gagal mengudeta posisi Persija Jakarta di peringkat kedua.

Wajah kuyu Gomez terlihat saat sesi jumpa pers usai pertandingan. Pelatih asal Argentina tersebut masih tidak percaya timnya kalah telak melawan tim promosi musim ini.

“Babak pertama kami main bagus, tekanan di lini pertahanan PSIS berjalan sesuai rencana. Gol pertama, kami tak mengurangi agresivitas. Pada babak kedua kami punya banyak peluang tapi tidak cetak gol,” kata Gomez.

Menurutnya, pemainnya kehilangan konsentrasi setelah tuan rumah memperlebar kedudukan menjadi 2-0. Lini tengah Persib tak berkembang karena tekanan dari Nerius Alom dan Ibrahim Conteh.

Dia menambahkan, Victor Igbonefo dan kawan-kawan masih terlihat sangat kuat hingga 18 Maret. Setelah itu, ada beberapa keputusan yang membuat timnya dirugikan.

“Banyak keputusan-keputusan (sanksi-red) yang tidak menguntungkan bagi kami. Dengan kondisi seperti ini, kami harus tetap fight menghadapi sisa pertandingan,” tegasnya.

Disinggung mengenai peluang juara usai kalah dari PSIS, Gomez tidak serta-merta menjawab dengan tegas. “Kami tetap harus fight hingga akhir kompetisi,” tandasnya

Sumber : Goal.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here