LSM Internasional: 52 Anak Palestina Tewas Sepanjang 2018

0
47
epa03000118 Palestinian children wave Palestinian flags during a march to commemorate the seventh anniversary of the death of President Yasser Arafat and the Martyr Day, at Burj al-Barajneh Palestinian refugee camp in Beirut, Lebanon 11 November 2011. Arafat, who died on 11 November 2004, was a Palestinian leader and a Laureate of the Nobel Prize. He was Chairman of the Palestine Liberation Organization (PLO), President of the Palestinian National Authority (PNA). EPA/NABIL MOUNZER

PORTAL-INDONESIA.CO.ID, RAMALLAH — Pasukan Israel menewaskan sedikitnya 52 anak Palestina di Tepi Barat Sungai Jordan dan Jalur Gaza sejak 1 Januari 2018. Ini disampaikan lembaga Defense for Children International-Palestina (DCI-P) pada Senin (19/11).

Dalam satu pernyataan yang disiarkan untuk peringatan Hari anak Internasional (20 November), LSM yang berpusat di Jenewa, Swiss mengatakan, 48 anak meninggal di Jalur Gaza yang diblokade Israel. Sementara sisanya berpulang di wilayah pendudukan Tepi Barat.

LSM tersebut juga menuding militer Isrsael menggunakan kekuatan yang berlebihan, termasuk amunisi aktif terhadap anak-anak, seperti laporan Kantor Berita Anadolu. Di antara anak-anak yang meninggal sepanjang tahun ini oleh tentara Israel, 18 ditembak di kepala, sementara yang lain ditembak di dada, tengkuk atau perut.

LSM tersebut juga mengungkapkan data lebih dari 2.070 anak Palestina telah meninggal sejak 2000. Mereka dibunuh baik oleh penjaga keamanan, tentara Israel, atau permukim Yahudi. Menurut Perhimpunan Tahanan Palestina, sebanyak 350 anak Palestina saat ini ada di berbagai tempat penahanan Israel.

Sumber : Antara

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here