PORTAL-INDONESIA.CO.ID, JAKARTA — Semakin derasnya arus digitalisasi di era industri 4.0, membuat dunia pendidikan harus menyelaraskan kurikulum dan akademiknya. Metode pembelajaran E learning mulai dari penggunaan modul hingga video menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan tersebut. 

Hal itu disampaikan Rektor Universitas Esa Unggul, Dr  Ir Arief Kusuma di sela rapat dosen semester genap tahun ajaran 2018/2019, Selasa (19/02). Arief meminta, metode pembelajaran video conference, menjadi salah satu metode yang akan dilakukan dalam melakukan proses belajar mengajar di masa mendatang. 

“Saya mengharapkan dapat menyiapkan moda pembelajaran baru yang menyesuaikan dengan era 4.0  yang saat ini sedang berkembang,” katanya.

Arief mengakui, masih ada kelebihan dari moda pembelajaran tatap muka. Namun, moda pembelajaran tersebut secara perlahan bergeser ke moda pembelajaran jarak jauh, yang tentunya tanpa mengurangi mutu pendidikan.

Wakil Rektor II, Dr Purwanto menerangkan, transformasi pendidikan dari tradisional  menjadi digital E-leraning dilakukan untuk memudahkan proses pembelajaran yang dapat menembus batas negara dan waktu. Selain itu terdapat efisiensi biaya yang dikeluarkan tanpa mengurangi mutu pembelajaran.

Nantinya, moda pembelajaran di UEU akan dijalankan dengan menggunakan teknologi yang fleksible yakni Smartphone. “Kita akan coba bahan ajar bapak ibu sekalian kita convert ke teknologi yang flexsible yakni smartphone,” katanya. 

Dosen  akan membuat bahan ajar dari bentuk powerpoint, sehingga mahasiswa dapat membaca bahan ajar lewat hp, tidak perlu laptop lagi. Nantinya, mereka dapat mengakses bahan ajar termasuk video,  dimanapun mereka berada entah di pantai, di mall atau tempat lainnya.

Dirinya berharap, metode pembelajaran yang ditawarkan mampu menjawab tantangan di era industri 4.0 di dunia pendidikan. Tantangan untuk menyesuaikan tersebut seharusnya bukan merupakan beban bagi tenaga pendidik terutama dosen. Bahkan, hal ini seharusnya dapat memunculkan inovasi bagi dosen untuk membuat materi-materi yang lebih menarik dan inovatif. 

Sumber : Republika

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here