PORTAL-INDONESIA.CO.ID – Konferensi NGO ASEAN untuk Membela Al-Quds dan Baitul Maqdis telah selesai digelar. Saat penutupan, Director of Conference Committee, Mohammad Azmi Abdul Hamid menegaskan bahwa Baitul Maqdis adalah ibu kota abadi Palestina. Ia menegaskan, setiap langkah untuk mengubah status ini sama sekali tidak dapat diterima.

“Kami berdiri untuk solidaritas dengan Palestina dalam perjuangan mereka. Kami menegaskan kembali dukungan penuh kami kepada orang-orang Al Quds dan membantu mereka untuk melawan penjajahan serta tidak berkompromi dengan israel,” katanya di auditorium JAKIM, Putrajaya Malaysia pada Ahad (24/03/2019).

Baca juga :Israel Incar Infrastruktur Energi dan Pertanian Palestina

“Kami juga menyesali kelambanan internasional atas agresi berkelanjutan oleh pasukan penjajah israel yang melanggar hukum internasional,” sambungnya.

Pihaknya pun mengutuk pelanggaran yang dilakukan oleh pasukan polisi Israel. Yaitu dengan cara mengganggu status quo dan mempermudah pengunjung Yahudi untuk memasuki situs.

“Bahkan pengunjung Yahudi sering di bawah penjagaan bersenjata, sementara membatasi akses untuk warga Palestina,” tegasnya.

Pria yang akrab dengan sapaan Cikgu Azmi ini menekankan bahwa semua pasukan pendudukan israel yang ditempatkan di Al-Quds. Mereka, kata dia, tidak memiliki hak untuk berada di kompleks masjid dan dipandang telah mengintimidasi para jamaah.

“Semua pembatasan untuk Palestina dan jamaah muslim lainnya juga harus dicabut dan membebaskan warga Palestina untuk memasuki masjid,” pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here