Cara Mengamankan Data Pribadi wajib Anda ketahui, karena menyangkut privasi. Data pribadi adalah informasi yang dapat mengidentifikasi atau menemukan seseorang, seperti nama, alamat, nomor telepon, email, password, dan lainnya. Data pribadi sangat penting dan berharga, karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti berkomunikasi, bertransaksi, atau mengakses layanan online. Namun, data pribadi juga rentan terhadap serangan hacker, yang dapat mencuri, merusak, atau menyalahgunakan data pribadi untuk kepentingan mereka sendiri. Serangan hacker dapat menyebabkan kerugian finansial, reputasi, atau bahkan keselamatan bagi pemilik data pribadi.

Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk mengamankan data pribadi dari serangan hacker. Berikut adalah 5 cara mengamankan data pribadi yang dapat kita lakukan:

1. Memastikan enkripsi data

Enkripsi data adalah proses mengubah informasi menjadi kode yang hanya dapat dibaca oleh orang-orang yang memiliki kunci enkripsi yang tepat. Dengan memastikan enkripsi data, kita dapat melindungi informasi sensitif dari akses oleh pihak yang tidak berwenang. Untuk memastikan enkripsi data, kita dapat menggunakan aplikasi atau perangkat lunak enkripsi yang terpercaya, mengaktifkan fitur enkripsi pada perangkat mobile kita, dan memastikan situs web yang kita kunjungi menggunakan protokol HTTPS.

2. Berhati-hati saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik

Jaringan Wi-Fi publik sering digunakan oleh banyak orang dan dapat menjadi sasaran empuk bagi hacker yang ingin mencuri data pribadi. Jaringan Wi-Fi publik biasanya tidak memiliki sistem keamanan yang memadai, sehingga data yang dikirim atau diterima melalui jaringan tersebut dapat dengan mudah diintersepsi atau dimodifikasi oleh hacker. Oleh karena itu, kita harus berhati-hati saat menggunakan jaringan Wi-Fi publik, dan menghindari penggunaan transaksi atau pengiriman data pribadi saat terhubung dengan jaringan tersebut.

Baca juga
Membuat Pilihan yang Tepat: Panduan Memilih Kamera Digital yang Tepat Sesuai dengan Kebutuhan Anda

3. Waspada terhadap tautan phishing

Phishing adalah teknik penipuan yang dilakukan oleh hacker untuk memancing korban agar mengklik tautan atau membuka lampiran yang mengandung malware atau kode jahat. Tautan atau lampiran tersebut biasanya dikirim melalui email, pesan teks, atau media sosial, dengan menyamar sebagai sumber yang terpercaya, seperti bank, lembaga pemerintah, atau perusahaan ternama. Tujuan hacker adalah untuk mengumpulkan data pribadi, seperti username, password, nomor kartu kredit, atau informasi keuangan lainnya, dari korban yang tertipu. Untuk menghindari tautan phishing, kita harus selalu memeriksa alamat pengirim, judul, dan isi pesan, serta tidak sembarangan mengklik tautan atau membuka lampiran yang mencurigakan.

4. Menggunakan password yang kuat dan unik

Password adalah kunci utama untuk mengakses data pribadi yang tersimpan di akun online kita, seperti email, media sosial, atau layanan lainnya. Jika password kita mudah ditebak, dicuri, atau diretas oleh hacker, maka data pribadi kita dapat dengan mudah diakses atau disalahgunakan oleh hacker. Oleh karena itu, kita harus menggunakan password yang kuat dan unik untuk setiap akun online kita. Kriteria password yang kuat setidaknya memiliki delapan karakter, dan mengandung kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Kita juga dapat menggunakan password manager untuk mempermudah kita dalam mengelola password.

5. Memanfaatkan mode penyamaran saat menjelajah

Mode penyamaran adalah fitur yang tersedia di sebagian besar browser, yang memungkinkan kita untuk menjelajah internet tanpa meninggalkan jejak, seperti riwayat, cookie, atau cache. Dengan menggunakan mode penyamaran, kita dapat melindungi data pribadi kita dari pengintaian oleh pihak ketiga, seperti penyedia layanan internet, pengiklan, atau hacker. Mode penyamaran juga dapat membantu kita untuk menghindari iklan yang mengganggu atau tidak relevan, yang sering muncul berdasarkan aktivitas online kita. Untuk mengaktifkan mode penyamaran, kita dapat menggunakan shortcut Ctrl+Shift+N (untuk Chrome) atau Ctrl+Shift+P (untuk Firefox).

Baca juga
Mendalami Cloud Hosting: Teknologi Masa Depan Bisnis Digital

Kesimpulan

Demikianlah 5 cara mengamankan data pribadi dari serangan hacker yang merugikan. Dengan menerapkan cara-cara tersebut, kita dapat menjaga privasi dan keamanan data pribadi kita di internet. Namun, kita juga harus tetap waspada dan berhati-hati, karena hacker selalu mencari celah dan cara baru untuk menyerang data pribadi kita. Oleh karena itu, kita harus selalu mengupdate pengetahuan dan keterampilan kita tentang keamanan siber, serta mengikuti perkembangan teknologi dan tren yang terkait. Semoga artikel ini bermanfaat dan informatif bagi Anda. Terima kasih telah membaca.

(*/Jeany)

Iklan